Camilan Saat Hujan Turun: Favorit dan Paling Enak

Roti Bakar Camilan Saat Musim Hujan Jajandikitid Foto: Freepik

Bogor — Saat hujan turun, permintaan camilan hangat di berbagai daerah Indonesia cenderung meningkat. Fenomena ini terlihat dari pengakuan para pedagang kaki lima hingga pelaku usaha kuliner yang mencatat lonjakan penjualan ketika cuaca mendung atau hujan. Mengonsumsi camilan saat hujan turun dianggap memberikan rasa nyaman sekaligus membantu tubuh beradaptasi dengan suhu yang lebih rendah.

Berikut ini adalah beberapa camilan yang paling sering dicari masyarakat Indonesia ketika hujan turun, berdasarkan kebiasaan kuliner yang berkembang di berbagai wilayah.

1. Pisang Goreng

Pisang goreng menjadi salah satu camilan yang paling banyak diminati saat hujan. Teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam membuatnya cocok dinikmati dalam keadaan panas. Di beberapa kota, pedagang menyebut pesanan pisang goreng bisa meningkat hingga dua kali lipat saat hujan turun, terutama pada sore hari.

2. Aneka Gorengan

Gorengan menjadi jenis camilan yang paling mudah ditemukan di berbagai daerah. Bakwan dengan sayuran, tempe mendoan yang digoreng setengah matang, dan cireng khas Jawa Barat termasuk yang paling laris. Menurut sejumlah pedagang di Jakarta dan Bandung, gorengan adalah menu yang paling cepat habis ketika hujan karena disajikan panas dan harganya terjangkau.

3. Bubur Kacang Hijau

Bubur kacang hijau atau burjo menjadi pilihan bagi masyarakat yang mencari camilan hangat namun cukup mengenyangkan. Campuran kacang hijau, santan, dan gula merah membuat menu ini efektif menghangatkan tubuh. Burjo banyak dijual pada malam hari dan semakin banyak dicari ketika curah hujan meningkat.

4. Roti Bakar

Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bekasi, Surabaya, hingga Medan, roti bakar menjadi camilan saat hujan turun yang paling sering dicari. Penjual roti bakar pinggir jalan menyebutkan bahwa pengunjung biasanya meningkat pada malam-malam dengan cuaca dingin. Varian topping seperti keju, cokelat, dan selai kacang menjadi yang paling banyak dipesan.

5. Martabak Manis

Martabak manis, baik yang klasik maupun kekinian, termasuk camilan yang sering dibeli masyarakat saat hujan. Adonan panas dan topping berlapis seperti meses, kacang, dan keju memberikan sensasi hangat yang dicari banyak orang. Beberapa penjual martabak di Jabodetabek menyebut permintaan meningkat pada jam hujan, terutama akhir pekan.

6. Singkong Rebus atau Goreng

Di sejumlah daerah, singkong rebus atau goreng masih menjadi camilan andalan saat cuaca dingin. Bahan bakunya yang murah dan mudah ditemukan membuat singkong menjadi pilihan keluarga. Singkong yang dimasak panas dianggap dapat membantu menjaga suhu tubuh, sebuah kebiasaan yang sudah berlangsung lama dalam budaya kuliner Nusantara.

7. Kacang Rebus

Kacang rebus adalah camilan yang banyak ditemukan di warung-warung tradisional hingga kedai burjo. Aromanya yang khas dan rasanya yang gurih membuatnya cocok dinikmati sambil menunggu hujan reda. Di beberapa daerah Jawa, kacang rebus dianggap sebagai camilan “penunda lapar” yang tetap diminati hingga sekarang.

8. Jagung Bakar

Jagung bakar menjadi camilan saat hujan turun yang banyak dipilih di kawasan pegunungan dan wisata malam. Ketika hujan turun atau suhu udara turun drastis, permintaan jagung bakar meningkat. Pedagang di kawasan Puncak Bogor dan Lembang mengakui bahwa cuaca dingin dan gerimis biasanya membawa lebih banyak pengunjung yang mencari camilan panas ini.

Mengapa Camilan Hangat Dicari Saat Hujan?

Menurut ahli gizi, tubuh manusia membutuhkan lebih banyak energi saat berada dalam cuaca dingin untuk mempertahankan suhu tubuh. Hal inilah yang membuat banyak orang cenderung mencari makanan atau camilan berkalori dan disajikan panas ketika hujan turun.

Selain faktor biologis, faktor psikologis juga berperan. Bunyi hujan dan penurunan suhu sering memicu keinginan untuk mengonsumsi makanan yang memberikan rasa nyaman atau comfort food.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *