5 Ciri Kopi Basi, Bisa Dikenali dari Aroma hingga Rasa

Biji Kopi Jajandikitid Foto: PicasJoe/Pexels

Kopi dikenal sebagai minuman yang memiliki aroma khas dan rasa yang kompleks. Namun, seperti bahan pangan lainnya, kopi juga bisa mengalami penurunan kualitas bahkan menjadi basi jika disimpan atau diolah dengan cara yang tidak tepat. Kopi yang sudah basi tidak hanya memengaruhi cita rasa, tetapi juga berpotensi berdampak buruk bagi kesehatan.

Dilansir dari timbertraincoffeeroasters.com, ada beberapa tanda yang bisa dikenali untuk mengetahui apakah kopi masih layak dikonsumsi atau sudah sebaiknya dibuang.

1. Aroma Kopi Berubah Menjadi Asam atau Apek

Ciri Kopi Basi Jajandikitid

Aroma adalah indikator pertama yang paling mudah dikenali. Kopi segar umumnya memiliki aroma harum yang khas, baik itu aroma pahit, nutty, floral, atau cokelat, tergantung jenisnya.

Jika kopi mengeluarkan bau asam menyengat, apek, atau menyerupai bau fermentasi, kondisi ini menandakan kopi sudah tidak segar. Perubahan aroma biasanya terjadi akibat proses oksidasi atau pertumbuhan mikroorganisme.

2. Rasa Kopi Menjadi Asam Tidak Wajar

Kopi memang memiliki tingkat keasaman alami. Namun, kopi yang sudah basi akan terasa asam berlebihan dan tidak seimbang. Rasa pahitnya berkurang, digantikan sensasi asam yang tajam dan tidak nyaman di lidah.

Ciri kopi basi bisa dirasakan dari rasa yang terasa aneh, getir, atau meninggalkan rasa tidak sedap setelah diminum, sebaiknya konsumsi dihentikan.

3. Muncul Lapisan atau Endapan Tidak Normal

Pada kopi cair yang disimpan terlalu lama, sering kali ciri kopi basi bisa diketahui dari munculnya lapisan tipis di permukaan atau endapan berlendir di bagian bawah. Endapan ini berbeda dengan ampas kopi biasa.

Lapisan tersebut bisa menjadi tanda awal aktivitas bakteri atau jamur, terutama pada kopi hitam atau kopi susu yang disimpan di suhu ruang terlalu lama.

4. Tekstur Kopi Berubah

Ciri kopi basi, terutama kopi susu atau kopi yang mengandung gula, bisa mengalami perubahan tekstur. Cairan menjadi lebih kental, menggumpal, atau terasa licin saat diminum.

Perubahan tekstur ini menandakan sebagai ciri bahwa kopi sudah basi dan tidak aman untuk dikonsumsi dan berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan.

5. Disimpan Terlalu Lama Melewati Batas Aman

Kopi hitam tanpa gula umumnya masih aman dikonsumsi dalam waktu 12–24 jam jika disimpan di suhu ruang, dan hingga beberapa hari jika disimpan di lemari pendingin dengan wadah tertutup.

Sementara itu, kopi susu memiliki masa simpan yang jauh lebih singkat. Jika dibiarkan di suhu ruang lebih dari 2–4 jam, risiko basi akan meningkat. Kopi kemasan atau kopi botolan juga memiliki tanggal kedaluwarsa yang wajib diperhatikan.

Risiko Mengonsumsi Kopi yang Sudah Basi

Mengonsumsi kopi basi dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti sakit perut, mual, hingga diare. Dalam beberapa kasus, kopi yang terkontaminasi mikroorganisme juga bisa memicu keracunan ringan.

Karena itu, penting untuk selalu mencium aroma dan mencicipi sedikit kopi sebelum mengonsumsinya, terutama jika kopi sudah diseduh sejak lama.

Tips Menyimpan Kopi agar Tidak Cepat Basi

  • Simpan kopi cair di wadah tertutup rapat
  • Letakkan di lemari pendingin jika tidak langsung diminum
  • Hindari mencampur kopi dengan susu jika ingin disimpan lama
  • Seduh kopi secukupnya sesuai kebutuhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *